howler ♥ : cinta yang membinggungkan

lagi iseng ga ada kerjaan ya udah nyoba nulis cerita lagi kali ini ga berseri wkwk cuma 1 aja*alah yang kemaren aja belom diterusin wkwkwk*

Kesalahan terindah adalah mengenalMU

Kekeliruan terbesar adalah mencintaiMU

Kebohongan tersakit adalah ketika mulut berkata tak lagi mencintaiMU

Dan

Kenangan terindah adalah memilikimu~~

–          Robi POV  –

Kata kata itu selalu tergiang dikepalaku , kata kata Viona orang yang pernah mengisi hari hariku orang yang pernah menjadi bagian penting dari hidupku

*pernah ? kurasa sampai sekarangpun ia ahh ada apa denganmu Robi ingat kau sudah punya Andin sekarang *

Sudah 2 tahun setelah kejadian itu tapi tak bisa kubohongi aku masih memikirkannya , merindukannya bahkan terkadang aku rasa kumasih mencintainya kenapa denganku ?

Kulirik jam disebelah tempat tidurku jam 2 pagi .

Kucoba untuk menutup kembali mataku melanjutkan tidurku tapi tak bisa sepertinya memang mataku tak ingin kembali tertutup , kuputuskan untuk mengambil laptopku lama tak bermain game fikirku siapa tau bisa membuatku mengantuk .

Kubuka laptopku dengan tampilan backround fotoku dengan seorang wanita yang memiliki mata indah , senyuman manis dan semburat merah pipinya yang selalu kurindukan ya dia Andin wanita yang kucintai sekarang , senyumku pun mengembang . Ahh folder folder didesktop ku terlalu bertumpuk lebih baik kurapikan… setelah 15 menit merapikan semuanya mataku tertuju pada sebuah icon new folder “folder apa lagi ini banyak sekali” ,gumamku , kuklik 2 kali icon tersebut ternyata isinya adalah foto foto ketika kumasih dikelas 1 SMA yang lupa kumasukan kefolder album karena terburu buru iseng kubuka satu persatu foto tersebut benar benar memberikan rasa rindu . Setelah selesai kulihat kupindahkan semua foto itu kefolder yang benar ternyata difolder itu masih ada 1 folder lagi dengan nama “No Name” , hmm folder apa lagi ini fikirku penasaran kuklik 2 kali mouse ku ….

Tak lama layar monitor pun menampilkan beberapa foto 2 orang laki laki dan perempuan

Kubuka foto foto itu ah perasaan apa ini ? tidak boleh ! kututup laptop ku tanpa ku matikan dengan proses yang benar pergi ketempat tidurku dan tidur .

Keesokan harinya…

“apa yang akan kulakukan hari ini ? “ pikirku dengan malas bangun dari tempat tidurku

Kulirik Handphoneku 1 message

From : ♥  Andinnnnn

Sayang udah bangun ?

Hari ini pasti ga masuk lagi -.-

Kangen >.< udah 3 hari sayang ga sekolah

Kapan sekolahnya ?

Oiia sabtu berarti besok ,

Ga sabar nunggu besok gih balik bobo lagi ^^

See macan Love you :*

Tak bisa kusembunyikan senyumku , oya hari ini aku sekolah saja walaupun pasti ga belajar lagi kangen juga sama Andin , kuklik tombol reply diHandphone ku tapi kuurungkan niatku ahh biar jadi kejutan buat Andin ^^ kuhapus kata kata sebelumnya kuketik beberapa tombol dan send . Kutinggalkan Handphone ku dan pergi mandi …

To : ♥ Andinnnnn

Miss you too🙂

Love you :*

Kumatikan mesin motorku , melepas helm melirik kekaca spion merapikan rambutku yang sedikit berantakan karena terkena helm , perfect gumamku .

Itu Andin , kudekati dari belakang bermaksud mengejutkannya kututup matanya dari belakang ,

“siapa ini ? “

“Hai , “ kulepas tanganku memegang pundaknya

Andin tersenyum malu pipinya mulai memerah , oh tuhan gemas sekali aku melihatnya kucubit pipinya

“Sayang sekolah ? ko ga bilang bilang “ tanyanya manja sambil mengembungkan kedua pipinya benar benar tambah gemas aku dibuatnya

“kejutan “

“Aisss… lebai “

“tapi sukakan”

“emmmm pede betul “

“ya sudah Robi pulang…”

“ehh jangan , ia ia Andin suka makasih sayang “

Kembali senyum itu kulihat dipipinya damai rasanya aku memang mencintainya batinku …

Kamipun memutuskan untuk duduk dibangku favorit kami ditaman sekolah mengobrol 10 menit kemudian kedua temanku lewat

“eyy Rob , tumben sekolah biasa kalo ga belajar gini paling malas sekolah hhhahah “

“enak aja “ jawabku sambil tersenyum

“ehh , jangan salah Dy , terang aja Robi sekolah kan dia kangen sama pacarnya si Andin”

“oiaa betul juga kata monyet “

“asemmm , siapa yang monyet ?” Danu mengangkat tangannya mau memukul Aldy

“hhahaha sudah sudah sesama monyet dilarang berantem “ jawabku sambil tertawa

“eisss dasar lu Rob sama aja “

“hahaha santai bro , btw mau kemana kalian ko Cuma bedua ? kencan ya hayoo wkwk ko ga bilang bilang gua tau kalian dari dulu emang saling cinta kan “

“enak aja , lu kira kita homo apa “

“iya , sembarangan aja . Mau main tenis meja mau ikut ? kita kurang 1 orang nih si Andre ga ada pasangannya buat main ganda “

“emm, ga deh kalian aja “ jawabku tak enak kutinggalkan Andin sendiri

“kalo mau main , main aja “ Andin tiba tiba berbicara tak ada nada emosi kudengar dalam ucapannya

“emm , ga ah Robi disini aja nemenin Andin” tolakku ,

“ beneran Andin ga papa ko🙂 Andin juga mau gabung sama temen kelas ada yang mau diomongin katanya” oh , tuhan dia benar benar pengertian

“emm , beneran gapapa ?”

“iya Andin ga papa ko nanti kan ketemu lagi “

“oke , makasih sayang nanti pulang sama Robi ya ? “

“iya iya🙂 “

“ya udah Robi titip tas Robi ya , kalo ga salah tadi Rodi bawa laptop kalo bosan mainin aja “

“iyaa , iyaa gih sana “

“aduhhh jadi iri gua Dy , pagi pagi udah mesra mesraan sama pacar”

“iya , gua iri”

“hahaha , makanya cari pacar sana “

Aku dan Andin pun tertawa ketika Aldy dan Danu berbalik kucium sebentar pipi Andin , dia kaget lalu tersenyum malu kuacak acak  rambutnya kemudian pergi menyusul Aldy dan Danu .

– Andin POV –

Aku benar benar menyukai senyumnya batinku , ah kata Robi dia bawa Laptop lebih baik ku pakai

Begitu laptop kunyalakan tak bisa kusembunyikan senyum ku desktop bacroundnya menampilkan foto kami berdua puas kuamati gambar tersebut aku tertarik melihat sebuat folder dengan nama “new folder” ku klik icon folder itu 2 kali , hmm kosong hanya ada 1 folder bernama “no name” apa ini ? kuklik 2 kali folder itu ternyata folder itu berisi foto ya foto 1 orang laki laki dan 1 orang perempuan

–          Robi POV –

2 jam sudah aku bermain benar benar puas , ah dimana Andin kuambil handphone dikantung celanaku

*tittttttttt* tak ada jawaban ?

Pasti Andin lupa dimana menaruh Handphonenya dasar anak itu pelupa , kulayangkan pandangan ku mencoba mencari sosok mungil pacarku itu , ah itu dia .

Akupun bergegas berlari ketempatnya ,

“hayo lagi ngapain “

“ahh , udah mainnya ? “ jawabnya dingin kudengar suaranya juga lebih parau dari sebelumnya matanya kenapa sembab ya ? seperti habis nangis

“sayang kenapa ? ko kaya habis nangis”

“emmh , ga ada apa apa ko Cuma kelilipan tadi “ suaranya mulai bergetar

“hei , ada apa sih ? coba ngomong “

“emm , ga ada apa apa ko , sayang cape nih tadi Andin beliin sayang minum “ diberikannya minuman itu sambil menyeka keringatku dengan tangannya kelihatan sekali dia menghindar untuk menatap mataku

“Liat mata Robi ! sebenarnya sayang kenapa ? “

Tak lama kemudian Andin malah menangis tidak aku tidak tega melihatnya

“Andin mau pulang “

Dia pun pergi meninggalkanku sendiri ingin menyusulnya tapi aku tau dia paling tidak bisa diganggu kalau sedang seperti ini

Sebenarnya ada apa dengannya batinku penasaran

–           Andin POV –

Aku benar benar cengeng kenapa aku menangis , ah bodoh benar benar childish . Sekarang pasti Robi sedang binggung dengan kelakuanku . Kuambil handphoneku kuketik sms untuknya

To : ♥ Robiiii

Sorry tadi kaya anak kecil

Kemudian kutekan tombol send tak lama kemudian handphone ku bergetar ada sms masuk

From : ♥ Robiiiii

Sebenernya tadi kenapa ? Robi ada bikin salah ?

Air mataku kembali mengalir , aku tidak tau siapa yang salah kamu atau perempuan itu

To : ♥ Robiiiiii

Gpp , lupain aja

–           Robi POV –

From : ♥ Andinnnn

Gpp lupain aja

Ahh… sebenarnya dia kenapa sih , sifatnya seperti ini membuat ku sering kehilangan mood dengan cepat ! sudahlah malas jadinya .

To : ♥ Andinnnn

Ya sudah

Send

–           Andin POV –

From : ♥ Robiiiii

Ya sudah

Kan dia yang marah jadinya arggg~~

–           Robi POV –

New message

From : ♥ Andinnnnn

Sayang marah ?

Agak malas kubalas sms itu

To : ♥ Andinnnnn

Ga…

Agak lama baru dibalass

From : ♥ Andinnnnn

Makasih

To : ♥ Andinnnn

Masama

From : ♥ Andinnn

🙂

Lagi ngapain ?

Tersenyum kubaca balasan smsnya , dia memang paling tau bagaimana membuat emosiku turun

2 jam kemudian….

Mataku lelah Andin sudah tidur , kucoba tidur tapi tak bisa ya sudahlah aku online saja baru jam 10 ini …

Kubuka account pertemanan pribadiku kuubah icon offline di Ym! Ku menjadi online ada beberapa deret nama yang juga terlihat online disana ada sebuah nama yang membuatku tertegun Viona dia online

–           Robi POV –

Entah kenapa akhir akhir ini perasaanku aneh , terkadang aku rasa perasaanku pada Andin mulai berkurang atau lebih tepatnya terbagi , ah kenapa denganku rasanya kejadian ini DEJAVU ,

–           Januari 2 tahun yang lalu-

“Sorry tapi Robi rasa hubungan kita udah ga bisa dilanjutin lagi , Robi sayang sama Viona tapi rasa sayang Robi ga bisa terus dilanjutin , Robi ga mau kita berdua sakit nantinya maafin Robi….”

“Viona udah tau ini semua emang bakal kejadian viona tau , udah beberapa bulan ini Viona liat perubahan Robi Viona Cuma pengen Robi tau Viona tetap sayang sama Robi sampai kapanpun  “

“maafin Robi , Robi juga sayang sama Viona “

“ iya , Viona sayang Robi “

“maaf “ Viona pun pergi dia terlihat kuat walau matanya sempat berkaca-kaca tapi dia tidak menagis

–           Akhir Januari 2 tahun lalu –

Secara Fisik ada beberapa perubahan darinya dari segi kelakuan Kulihat perubahan darinya tak terlalu berbeda dia masih terlihat ceria , sangat ceria bahkan tapi sangat jelas terlihat dia berusaha keras buat melakukan itu tapi aku tau dia menyembunyikan sesuatu dia berusaha memegangi dirinya sendiri untuk tidak terluka lebih dalam yang terlihat jelas dari pandangan matanya

“dan senyummu indahkan hariku ,

Tawamu hadirkan kehangatan dan kasihmu

Takkan kulepas karna kaulah yang buat semua berarti “

Itu reff lagu yang diciptakan Viona yang kudengar siang tadi saat dia sedang berlatih bersama Andre , buat siapa lagu itu ia ciptakan ? buatku kah ? ah tidak mungkin .

–           Akhir Agustus sekarang –

“ hai Robi “ sapa Viona hangat

“ ehh , Viona “ jawabku kikuk

“ gimana kabar kamu sekarang , viona dengar kamu udah punya pacar ya selamat ya “

“emm , ehh ia makasih kamu tau dari mana ? “

“ yaiyalah Viona tau , “ jawabnya sambil tersenyum penuh arti

“bahkan mungkin Viona tau lebih banyak dari pada yang Robi kira “

“ hah ? apa “ jawabku gugup

“hahaha Robi kenapa ? tenang Viona becanda ko “

“ohh , syukurlah “ jawabku lega ? hah? Lega kenapa aku harus lega

Kami pun mengobrol lama dan ternyata Viona mengundangku keacara ulang tahun mamahnya besok dia memintaku datang bersama Andin , dia bilang dia benar benar mengharapkan kehadiranku dan aku tak sanggup menolaknya .

–           Andin POV –

Robi mengajakku untuk menghadiri ulang tahun mamahnya Viona besok ? ya Viona mantannya dan aku menolaknya dengan alasan acara keluarga alasan klasik yang sangat membantuku untuk menghindar , aku terlalu tak sanggup untuk melihat mereka berdua

Malam itu aku hanya bisa menangis

–           Robi POV

“ Andin ga bisa datang , “

“emm ya udah tapi kamu tetap datang kan ? “

“ya udah deh mumpung bisa makan gratis hhee “

“dasar , hha ya sudah Viona tunggu ya bye “

Kutekan tombol end dihandphoneku

Acaranya jam 8 malam , sekarang jam 7 saatnya siap siap …

Dirumah Viona …

Acaranya benar benar ramai batinku, tiba tiba ada yang menepuk pundakku dari belakang

“hei , udah lama ? “

Ternyata Andin dia menggunakan terusan putih tak berlengan , dengan rambut tergulung ditambah pita kecil berwarna senada terpasang indah dirambutnya , benar benar cantik batinku

“Eh , ga ko baru aja “ jawabku masih belum bisa menyembunyikan kekagumanku melihat penampilannya malam ini

“oh , ya sudah Andin tinggal ya Andin disuruh mamah tampil nyanyi didepan “

“eh , iya “

Andin pun maju kepanggung mengambil gitar , Gitar ? wah ternyata dia sudah bisa main gitar sekarang dan intro itu ya aku kenal intro lagu itu

Where you are seems to be
As far as an eternity
Outstretched arms open hearts
And if it never ends then when do we start?
Ill never leave you behind
Or treat you unkind
I know you understand
And with a tear in my eye
Give me the sweetest goodbye
That I ever did receive

Pushing forward and arching back
Bring me closer to heart attack
Say goodbye and just fly away
When you comeback
I have some things to say

How does it feel to know you never have to be alone
When you get home
There must be someplace here that only you and I could go
So I can show you how i
Dream away everyday
Try so hard to disregard
The rhythm of the rain that drops
And coincides with the beating of my heart

Ill never leave you behind
Or treat you unkind
I know you understand
And with a tear in my eye
Give me the sweetest goodbye
That I ever did receive

Pushing forward and arching back
Bring me closer to heart attack
Say goodbye and just fly away
When you comeback
I have some things to say

How does it feel to know you never have to be alone
When you get home
There must be someplace here that only you and I could go
So I can show you how I feel

–           Viona POV –

Selesai menyanyi kuajak Robi ketaman belakang rumah , dia terlihat tampan malam ini dengan Tuxedo hitam menutupi kemeja hitam yang ia kenakan cukup jelas untuk menunjukan bidang tubuhnya . Robi pun membuka pembicaraan

“ wah , ternyata kamu sudah bisa memainkan gitar , padahal dulu mendengar suaramu aja udah cempreng apalagi sambil main gitar ancur dehh “ tawanya lepas

“ enak aja , seseorang yang buat Viona semangat buat bisa main gitar “

“ puitis betul bahasamu biasanya Cuma bisa teriak teriak ga jelas juga hahaha “

“terserahlah “

“ngambek , gitu aja juga ah Viona ga seru “

“siapa juga “ jawabku sambil menjulurkan lidah kembali menunjukan sifat kekanakanku , setelah itu kami pun terus mengobrol sampai waktu menunjukan jam 10

“Udah malam , lebih baik Robi pulang deh ntar Viona salamin buat mamah”

“eh , ia deh udah malam Robi pulang ya bye Viona “

“bye “

Begitu Robi berbalik semakin lama punggungnya makin terlihat jauh menyatu dengan kegelapan malam , tak tau apa yang merasuki pikiranku tiba tiba ku berlari mengejarnya memeluknya dari belakang

“Perasaan Viona buat Robi dari dulu ga pernah berubah Viona masih tetap sayang sama Robi , Viona tau Robi sekarang udah ga sendiri lagi tapi Viona ga bisa bohongin perasaan Viona , Viona bener bener sayang sama Robi “

Kulepas pelukanku berlari meninggalkannya tanpa sempat mendengar apapun dari mulut Robi . Samar samar ku dengar ia berteriak memanggil namaku tapi tak kuhiraukan aku terus berlari masuk kerumah dan menuju kamarku .

Menangis ya hanya itu yang bisa kulakukan , kupandangi laci disebelah tempat tidurku pelan pelan berjalan dan kubuka laci itu ada figura dalam posisi terbalik disana . Kubuka dan figura itu berisi sebuah foto dimasa lalu fotoku dan Robi

Kesalahan terindah adalah mengenalMU

Kekeliruan terbesar adalah mencintaiMU

Kebohongan tersakit adalah ketika mulut berkata tak lagi mencintaiMU

Dan

Kenangan terindah adalah memilikimu~~

–           Robi POV –

“Perasaan Viona buat Robi dari dulu ga pernah berubah Viona masih tetap sayang sama Robi , Viona tau Robi sekarang udah ga sendiri lagi tapi Viona ga bisa bohongin perasaan Viona , Viona bener bener sayang sama Robi “

Apa aku ga salah dengar ?

Begitu berbalik kulihat Viona sudah berlari meninggalkanku

Vionaa…Viona teriakku …

Tapi terlambat dia sudah pergi jauh meninggalkanku .

Kebinggunganku masih tak terobati aku binggung dengan semuanya aku sekarang bersama Andin dan aku mencintainya tapi tak bisa kubohongi perasaanku buat Viona sedikit demi sedikit muncul lagi

ARRRGGGGHHHH ! ada apa denganku ….

Seminggu kemudian

To : Viona

Maaf Viona tapi sekarang semuanya udah beda udah ga kaya dulu lagi , Robi ga bisa bohongin perasaan Robi . Robi emang masih sayang sama Viona tapi Robi sendiri ga yakin rasa sayang Robi kaya Viona kaya gimana

Maaf .

To : ♥ Andinnnn

Maafin Robi bikin Andin kecewa , Maafin Robi , Robi sayang sama Andin Cuma Robi ga mau bikin Andin sakit lebih dari ini lagi Robi ga sanggup .

maafin Robi ga bisa Menuhin semua janji janji Robi .

Robi sayang Andin

When I let you go one step further, my eyes overflow with tears

When you walk away one step further, more tears are falling

As you move away to a place where I can’t reach you, even if I reach out my handI can’t catch you, I can only cry

What should I do? What should I do? You’re leaving

What should I do? What should I do? You’re leaving meI love you, I love you, I cry out to you

But you can’t hear me, because I am only shouting in my heart

All day long I try to forget you, but I think of you again

All day long I try to say goodbye, but I think of you

Although you went to a place where I can’t hold you, even if my hand reaches out for youI can’t find you, I can only cry

What should I do? What should I do? I can only see you

What should I do? What should I do? I love you only

I am sorry, I am sorry, can you hear me?Please come back to me, if it’s not you, I can’t go on

What should I do? What should I do? I only have you

What should I do? What should I do? You’re leaving

What should I do? What should I do? You’re leaving me alone

I love you, I love you, I cry out to you But you can’t hear me because I am only shouting in my heart

gimana ? binggung sama endingnya ? author juga wkwkwkw

minta pendapatnya lewat komentarnya ya🙂 jangan cuma baca tanpa ninggalin jejak😀 minta like kalo suka komentar kalo penasaran :LOL: *ketawa devil* hiiii

One response to “howler ♥ : cinta yang membinggungkan

  1. Pingback: Howler ♥ : keputusan akhir | ♪♫•*¨*•.¸¸everything i ♥ here¸¸.•*¨*•♫♪

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s